PSK bukan jalan akhir

oleh : IYUL ACHMAD

PSK(pekerja seks komersial) itulah gelar yang diberikan kepada wanita yang menghalalkan tubuhnya untuk di gauli, berbagai faktor membuat wanita pengibur menyerahkan tubuhnya hanya untuk kepuasaan lelaki ,mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, kurangnya pendidikan dan juga faktor kepuasaan untuk dirinya sendiri.

Di pelataran jalan sering kita  jumpai kupu-kupu malam(nama lain PSK) yang menunggu datangnya lelaki hidung belang, tak jarang saya menemukan germo yang siap menjual wanita demi uang semata, saya bukan wanita tapi saya merasa bahwa perbuatan yang PSK lakukan sama halnya menurungkan DERAJAT WANITA , pekerjaan sebagai PSK bagi saya bukan sebuah jalan akhir dalam hidup ini, masih banyak wanita di luar sana yang tak sanggup mencukupi kebutuhan ekonomi nya tapi tak menjadi PSK juga, kalau pun PSK adalah desakan ekonomi, kenapa uang yang dia terima setelah melacurkan dirinya tidak di tabung saja untuk membuat usaha ?? apakah dia memang menikmati pekerjaan tersebut?? apakah dia tak malu melacurkan dirinya?? apakah dia tak merasa melakukan sebuah dosa?? dan apakah dia tidak merasa bahwa perbuatannya adalah perbuatan yang HINA?? sebuah pertanyaan yang selalu berniang di kepalaku.

Praktek seks gampang di jumpai di kota-kota besar, seakan-akan pemerintah mendukung praktek haram tersebut, walaupun peraturan daerah melarang praktek tersebut tapi nyata nya praktek tersebut masih berjalan mulus, apakah pendapatan dari praktek tersebut memang menggiurkan?? kenapa tidak di buatkan saja lapangan pekerjaan yang lebih layak?? apakah wanita adalah barang dagangan?? apakah anda sebagai pemerintah tidak melihat bahwa perbuatan itu adalah perbuatan yang HINA?? seuntaian pertanyaan yang sering lalu lalang di kepalaku.

PSK bukan jalan terakhir, masih banyak hal-hal yang produktif bisa dilakukan, jangan sampai tubuh anda dinikmati tapi anda tidak menikmati indahnya kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s