Cerita cinta dan Skripsi

Yah ketemu lagi,di lembar yang berbeda namun tetap dalam kawalan imajinasi yang sama dan dengan hal-hal yang tidak penting untuk di perbincangkan.

Skripsi jika di translate di kamus oxford ataupun longman, skripsi bisa dibilang kata benda(noun), dan semakin berat benda yang kita pikul semakin lama juga proses dalam membawanya, yah skripsipun begitu juga, semakin lama semakin berat saja hidup kita haha…makan terlupakan, rokok habis-habisan,keuangan mengurang,jarang ketemu teman dan aktivitas pacaran berkurang tapi nafsu tetap terdepan hehe.

Mengerjakan Skripsi adalah satu diantara fase yang harus dilewati seorang mahasiswa dalam dunia persilatan ini, mirip-mirip dengan penyakit cacar yang akan anda lalui ,mau tak mau harus pasrah. Obatnya cuman satu yaitu ketekunan, jika kalian terus menunda-nundanya..insyaallah tak ada yang selesai..karna fase ini akan menguji iman persahabatan anda, dimana teman-teman sudah melangkah kedepan, dan kita masih sibuk ketawa dengan rekan dan adik kelas, dengan tendesi orang tua yang terus mengelilingi semesta, dan dengan ocehan orang tua : “cepat jie selesai yanu, kenapa kau lama sekali? “ dan dengan adanya mitos-mitos yang tersebar di desa-desa, yang setiap saat menghantui perasaan orang tua yang mendorongya menlontarkan : “cepat mako selesai, orang dongo jie itu yang selesai lama” dan kita pun Cuma bisa terdiam dengan alasan merekalah manager kita di dunia ini, dialah yang memberi kita uang haha. Belum lagi legenda yang sering menyebutkan bahwa orang yang selesai selama 6-7 tahun di bangku perkuliahan sama dengan otak anak SD…padahal tidak kodong haha…belum lagi dunia percintaan yang mau ini itu, tapi saya belum mu membahasnya disini, ada ruang spasi dibawah ini yang akan kalian saksikan.

Skripsi itu berbahaya loh, banyak stress karnanya..yahh sifat bawaannya memang begitu, dikerja bikin stress..tidak dikerja tambah stress, mending kerja sambil stress, maka janganlah anda tertawa jika banyak orang yang mengerjakan skripsi itu miring-miring, tak berdaya, dan tak bergairah…dan ingin mati saja. Tapi bagi saya, itu cuman hal-hal yang terlalu dibesar-besarkan, kukira kerja skripsi itu nikmat kok, kita berasa peneliti, ibarat film kita ingin menciptakan ramuan yang hebat. setiap perjalan dan tikungan dalam dunia per sekripsiku sangat kunikmati, karna saya pribadi tak memperdulikan semua mitos yang ada diatas, prinsipku “ketika engaku sudah menyerah diawal paragraf, sudah tentu paragraf berikutnya tak kau jalani” kebanyakan manusia merendahkan kemampuan otaknya, seakan-akan mengerjakan skripsi itu sudah diambang kiamat, sangat susah, harusnya dibantu oleh seseorang, atau apapun itu…bagiku itu cuman embel-embel yang tak masuk akal. Kalian bisa jika dari awal anda tak memusingi hal tersebut, tapi jangan acuh ta acuh . Semangat buat kalian patriot perkuliahan yang sedang bergelut dengan kata dan godaan pacar haha.

Oke lanjut lagi dengan skripsi…kalaupun anda sudah sadar bahwa anda sudah bisa me manage otak anda untuk mengerjakannya, ada polisi tidur yang menunggu anda di depan haha, yahh fase urus urus berkas, bangun dipagi hari berniat dalam hati bertemu dosen yang baik hati untuk sekedar mengesahkan, dan apa daya dosennya keluar kota untuk waktu yang beberapa lama, pulang ke kost tak ada makanan, yang ada Cuma kawan dan candaan, uang kiriman sudah hilang di makan aktivitas pacaran, dosenpun datang tapi tak kunjung tanda tangan dengan alasan ada urusan dengan berbagai dekan haha…semangat kawan, tuhan bersama hamba-hambanya yang bersabar bukan dengan menghambakan tuhan yang ada di bangku perkuliahan..prett

Has tag #Cerita cinta dan skripsi, hal yang tak bisa dipungkiri kebanyakan mahasiswa, ketika cobaan sudah datang membabi buta dari meja persidangan, dan dengan santainya pasangan ingin di antar sana sini dan temani ini itu, dan anda Cuma bilang…yah sudah..ini demi keangungan cinta haha…  Di tengah proses akhir dari sebuah pencapaian di bangku perkuliahan, kabar datang dari pasangan, tak mengerti yang engkau rasakan, mau makan hanya mengandalkan uang kiriman, pasanganpun ingin disayang-sayang, esok hari ingin minta tanda tangan apa daya esoknya hanya pergi keluyuran bersama pasangan, ujian pun tak datang-datang, hanya bisa menunggu minggu depan haha…apa yang anda pikirkan selama ini, bersembunyi dari keadaan ? atau dari teman yang sering mengolok-olokmu?atau kau hanya diperlemah oleh pasanganmu yang tak mendukung?dan akhirnya teman-teman angkatanmu selesai duluan, dan kau masih bertahan dengan alasan cinta dan sayang ??haha ya ampun ustadz

Akhir kata, saya tak bisa mengkritisi apa yang kau lakukan, aku hanya ingin menambahkan bahwa carilah pasangan yang mendukungmu dan tak membuatmu lemah, saya tak berbicara kelamin, segala kelamin disama ratakan, mau laki-laki ataupun perempuan. Toh jika kamu tak bisa mencari yang lain, sadarkanlah dia bahwa aku dalam proses penyelesaian, jadilah orang yang dibelakangku menjadi penyemangat dikala bosan, jadilah orang yang membuatku tertawa dalam keadaan gundah, dan jadilah orang yang selau tersenyum ketika setiap BAB per BAB sudah ku selesaikan…kan indah tohh..satu sama lain mendukung, bukan membuatmu lemah dan tak tau mengurusi apa…percintaan dapat, skripsipun selesai…semoga bermanfaat, semoga tersadarkan, walalupun ini bukan hal yang baik untuk membuat kalian sadar, karna sejatinya kesadaran itu di ukur oleh satuan waktu…asikk. –end-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s