Hujan dan konsekuensinya (peningkatan peminat KB dan pujangga musiman)

Di era globalisasi ini ( makalah kapang) , ditengah kemegahan kota dan manusia modernnya yang sok sibuk, hujan sudah dianggap sebagai momok yang tak di inginkan, ibarat bayi hujan itu adalah bayi yang harus diaborsi karna menanggung malu. Beberapa hujatan datang bertubi-tubi , dari yang motornya mogok, terlambat kerja,terlambat ke kampus, terlambat mesum ehhh..
Namun dengan dihujatnya hujan ada fenomena unik yang hadir ditengah tengah kita yang akan saya ceritakan disini…
1. Peningkatan peminat KB
Di era yang mengganggap cinta yg suci itu adalah nafsu, hawa dingin menjadi penyebab meningkatnya libido bagi kaum non jomblo. Sering kita dengarkan kata “gerimis mengundang” yang dimaknai dengan pelepasan nafsu dengan kekasih di dinginnya hari dengan berhangat hangat ria di kos kosan atau rumah atau hotel atau dimana saja. Menurut survey teman saya yang kerja di apoteker, peningkatan peminat KB meningkat pesat mulai dari ibu-ibu,pengantin muda , dan mahasiswa muda KRS (Korban retorika senior) . Jujur, saya sangat sebal dengan iklan di tv yang menayangkan iklan KB dengan slogan kb andalan idaman suami…bagi saya ini tidak adil, suami yang enak tapi istri yang kesusahan,bagus kalo suaminya lahh kalo masih cowonya …belum efek dari KB tersebut yg biasanya menjadikan postur tubuh perempuan menjadi gemuk, alih alih menjaga keharmonisan keluarga dengan sex, mereka cerai karna body nya sudah kayak badak.
2. Pujangga musiman
Bulir hujan dan sepotong rindu, hal sedih ketika kau sudah jauh di pelupuk kelamin ehh … Yah beberapa fenomena yg saya liat adalah, munculnya para pujangga pujangga cinta dikala hujan (pertanyaan kemudian apakah saya membenci kedatang mereka? Kujawab TIDAK) . Ada yg ngetweet, status fb,bbm,line,friendster dll ….. Saya curiga rindunya karna hujan adalah ingin berduaan, basa basi tingkat dewa setelah itu *SENSOR *….
Kaum jombloan pun merasa sedih, ingin ngesex dikala hujan namun kelaminnya bertepuk sebelah tangan, palingan klo hujan mereka makan indomie campur lontong ato makan baroncong. Namun merekalah orang2 yang bisa menjaga nafsunya untuk berZINA(klo pendekatan agama saya ditentang) ok saya pakai pendekatan GENDER…. Mereka adalah orang2 yang tau bahwa cinta dan relasi cinta itu berbeda namun dalam hal teori, klo sudah dapat kelamin yahhh *SENSOR *juga.

Terlepas dari hal yang diatas saya cuma mau curhat Hiks ,dari pengamatan saya beberapa tindakan pacaran yang menjadi korban adalah perempuan, ok kalau anda mengatakan itu masalah masalah saya kenapa urus pribadi orang, urus dirimu sendiri…jawabku oke..maaf TAPI KITA ITU SATU IKATAN SOSIAL, kita saling terkait satu sama lain ….. Jadi jangan salahkan saya kalo menanggapi perbuatanmu sendiri…
Lanjut, yang sering menjadi korban adalah perempuan…di mana ia sering mengumpulkan uangnya demi membeli novel tereliye, dee lestari, ato novel novel cinta yang lain…dimana(banyak dimana kubilang dih haha) akhir kisah yang romantis, berakhir bahagia…setelah itu wanita tersebut pun bertandang ke kos pacarnya, dengan seikat kondom dan nafsu pacarnya pun menunggunya memasuki alam syahwat….novel dari tereliye,dee,raditya dika pun menjadi saksi bisu dari sistem patriarki yg sudah beranak pinak dan selingkuh dengan kapitalisme yang memandang perempuan sebagai komoditi indah yang bisa diapakan saja.
Sebagi penutup, sya ingin memberikan motivator buat anda semua yakni “sumber rindu itu ada dua ; yang pertama dari hati dan yang kedua dari kelamin”  semoga anda bisa maknai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s