Suka sama suka adalah MITOS

Terdengar nyaring ditelinga kita kalau manusia melakukan hubungan seksual dikarenakan suka sama suka diantara mereka. Dengan jawaban seperti itu kita bisa memberi beberapa kesimpulan bahwa hubungan suka sama suka adalah hubungan tanpa paksaan, tanpa dendam, tanpa dorongan luar, tanpa hal yang negatif tapi PURE secara suka sama suka diantara dua insan. Pilihan yang tercapai adalah hasil mufakat yang sudah diketahui efek dan akibatnya kedepan;  atau akan bertanggung jawab ketika sesuatu hal yang tidak dikehendaki terjadi. Apakah IYA ? sekiranya itu semua adalah MITOS kalaupun bukan mitos , itu adalah salah satu kebohongan terbesar yang pernah anda dengar!!!.
Pernyataan saya diatas bukan tanpa sebab, semua terjadi karena beberapa analisis serta pengalaman pengalaman yang masih satu fakta sosial dengan anda semua. Beberapa  motif mengapa wanita ingin melakukan hubungan seksual adalah :
1. Paksaan dari pacar

Tak ada asap jika tak ada api, tak akan ada hubungan seksual tanpa ada sebab musabatnya. Tak ada seorang pun wanita yang ingin berhubungan seksual secepat kilat, maksud saya tak ada wanita yang iya-iya saja jika diajak ML oleh pacarnya. Hal yang lucu ketika ceritanya begini : smsan-ketemuan-ML ….. dunia ini terlalu lucu di idealkan dengan hal seperti itu(terkecuali dengan budaya orang barat sana) , jikalaupun pernah mendapat hal seperti demikian terjadi, saya sangat percaya jika wanita tersebut sebelumnya pernah melakukan hubungan dengan eks pacarnya juga.

Titik berat yang saya ingin bicarakan disini adalah paksaan dari seorang lelaki adalah awal dari terjadinya hubungan seksual, kalaupun pada akhirnya mereka akan menemukan suatu masa dimana mereka sudah tak harus bicara namun hanya menggunakan KODE untuk mengajak pasangannya ML( yahhh inilah dikatakan suka sama suka). Kenapa saya sangat menyudutkan laki-laki, karna anda bisa mempersentasikan sendiri tingkat jam terbang para lelaki menonton Film porno, iya wanita pun juga menonton namun dengan persentase yang kecil dan dengan budaya yang mengikat di sekeliling kita menyusahkan seorang wanita yang sudah menonton Film porno 1 Terabite  untuk mengajak pasangannya ML.  Mengungkapkan perasaaannya ke pasangannya saja malu-malu minta ampun atau bahkan tidak sama sekali.
Jadi masih percayakah anda jika seorang wanita iya iya aja mau diajak ML ?

2. Mitos bahwa wanita menikmati Hubungan seksual
Menurut hasil riset “Durex Sexual Wellbeing” Indonesia adalah negara yang paling terpuruk dalam hal pencapaian klimaks. Mereka menempati posisi paling buncit dari total 26 negara yang dijadikan sasaran survei. Saya takut dikatai Sudzon,Fitnah atau apalah….saya hanya ingin memperlihatkan hasil riset yang telah dilakukan oleh Durex Sexual Wellbeing. Karena jika melihat para lelaki yang dengan sombongnya mengatakan bahwa toh pasangan saya juga menikmatinya, kenapa saya harus merasa bersalah kan kita ML suka sama suka.
Bahkan wanita yang sudah bersuami saja mengaku bahwa mereka sering melakukan Fake orgasme untuk membahagiakan suaminya. Terlihat jelas bias dari patriarki ,bukan lagi bias menurutku…ini sudah efek langsung dari sistem yang merasa lelaki lah yang sang pemimpin,pengatur,pemberi dll….ah busuk sekali lelaki itu….demi membahagiakannya perempuan harus menuruti kemauannya untuk disetubuhi walaupun si perempuan tak pernah merasa menikmatinya. Just info 9 dari 10 wanita yang telah bersuami tidak pernah menikmati orgasme.
3. Pengikat dalam sebuah hubungan
Buat para lelaki pernahkah anda mendengar kalimat berbunyi “ tanam benih sajalah dulu, kalu sudah berbuah baru dinikahi” ? betapa mulia pikiran anda ! kalian sudah melihat wanita sebagai benda lemah yang hanya dijadikan boneka, dihamili – hamili saja toh nanti dinikahi kalo bunting, kalo tidak dinikahi bijimane dong? .
Kicauan atau ucapan gombal para lelaki adalah hal yang indah jika di dengar oleh pasangannya. Hal yang syahdu di ingat-ingat dikamar kost sendirian… iya? Se indah itukah? Seperti ketika pasangan anda mengatakan akan menikahimu,ingin terus bersamamu, menjagamu sampai kematian memisahkan. Dan demi terciptanya kehidupan berbahagia diantara kita, anda harus memberikan kelamin kepada pasangan anda.
Laki laki ibarat karyawan MLM(Multi level Marketing) , ketika pasangannya sudah diprospek dengan gombalan yang meyakinkan, mereka pun meraup untung untuk menikmati kelaminnya.
Wanita percaya bahwa dengan melakukan hubungan seksual dengan pasangannya, pasangannya akan setia dengannya, akan menemaninya sepanjang hidupnya…selama-lamanya..sebuah kepercayaan yang busuk…bukan salah wanita juga sih, kan yang memberi kepercayaan tersebut adalah para karyawan MLM tadi.

4. Takkala hancurma (Terlanjur rusak)
Saya pernah mendengar cerita teman saya ,sebut saja namanya Alexander…ia mengaku kepada saya, pernah dan hampir melakukan hubungan seksual dengan pasangangnya. Bukan si alexander yang meminta namun si wanita tersebut, alasan si wanita tersebut adalah dia sudah terlanjur dirusaki eks pasangannya. Well well , laki-laki sudah bekerja keras dalam menghancurkan kehiduapan seorang wanita atau lebih demi mengejar kelamin dan dengan iming-iming SUKA SAMA SUKA. Pekerjaan yang sangat indah jika kalian kenang di kemudian hari, setelah mempunyai anak dan melarangnya pacaran.
Menurut saya ke empat alasan itulah yang membuat perempuan rela melakukan hubungan seksual, walaupun masih bersifat analisa sederhana dan fakta riset yang kurang tapi tidak mengurangi niat saya untuk menuntut lekaki untuk mencabut omong besarnya bahwa hubungan seksual karna didasari “SUKA SAMA SUKA” !
Catatan Penting ! : Apakah anda lelaki tak pernah memikirkan psikologi pasangan anda, mental pasangan anda, jika anda berhubungan seksual dengan mereka? Tentang efek yang selalu ia bayangkan di pikiran mereka, tentang sebuah akibat jika nantinya telat 3 bulan kata JAMRUD ?
Apakah anda tak pernah memikirkan efek dari perbuatan anda? Menurutku kalian takkan pernah memikirkannya toh wanita juga yang merasakannya.
Berapa bayi lagi anda harus gugurkan? Kalian katanya sayang sama pasangan anda tapi membuat pasangan anda menderita seumur hidup, dibayangi seorang bayi yang telah ia bunuh, sebuah bayi dari darah daging mereka sendiri. Belum lagi secara psikis, secara fisik pun wanita selalu menjadi korban, sudah berapa wanita lagi yang janinnya bermasalah karna hubungan suka sama suka anda yang BULLSHIT ???

Tulisan ini saya akhiri “Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan” . terlalu jauh dan semakin menjauh saja revolusi besar yang di cita citakan jika hal yang kecil seperti ini anda masih membiarkan. 
| Makepunk |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s